Project-Based Learning Sebagai Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Era Merdeka Belajar: Studi Pustaka
Keywords:
Project-Based Learning, konstruktivisme Vygotsky, pembelajaran kontekstual, Merdeka Belajar, Zona Perkembangan ProksimalAbstract
Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara Project-Based Learning dengan teori konstruktivisme Vygotsky dalam konteks pembelajaran kontekstual di era Merdeka Belajar. Transformasi pendidikan melalui Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis relevansi Project-Based Learning dengan prinsip interaksi sosial, Zona Perkembangan Proksimal, dan scaffolding dalam teori Vygotsky untuk menciptakan pembelajaran yang efektif. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan analisis konten deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project-Based Learning sejalan dengan prinsip interaksi sosial Vygotsky dalam konstruksi pengetahuan melalui kolaborasi. Peran guru sebagai fasilitator menjadi kunci dalam mengoptimalkan Zona Perkembangan Proksimal melalui teknik scaffolding yang tepat. Pembelajaran kontekstual berbasis proyek terbukti efektif membangun pengalaman bermakna dengan mengaitkan pengetahuan akademis pada konteks sosial budaya peserta didik, sehingga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21
References
Amahorseya, M. Z. F. A., & Mardliyah, S. (2023). Implikasi Teori Konstruktivisme Vygotsky dalam Penerapan Model Pembelajaran Kelompok dengan Sudut Keamanan di TK Anak Mandiri Surabaya. Journal Buah Hati, 10(1), 16-28.
Aulina, C. N., & Nurdiana, A. A. (2024). Penerapan Project Based Learning dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1137-1150. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6058
Fathurrohman, M. (2012). Belajar dan Pembelajaran: Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standar Nasional. Yogyakarta: Teras.
Haryono, E., et al. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Hayatinnufus, A. (2023). Peran Guru dalam Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 1234-1245.
Kompasiana. (2024). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Lokal: Membentuk Generasi yang Cerdas dan Berkarakter. Diakses dari https://www.kompasiana.com
Mujiburrahman, M., Suhardi, M., & Hadijah, S. N. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning di Era Kurikulum Merdeka. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 91-99. https://doi.org/10.51878/community.v2i2.1900
Muhartini, E., Ramdani, A., & Jufri, A. W. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pijar MIPA, 18(1), 45-52.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313-6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Salsabila, U. H., & Muqowim, M. (2024). Implementasi Project Based Learning dalam Kurikulum Merdeka: Tinjauan Teori Konstruktivisme Vygotsky. Jurnal Basicedu, 8(3), 1567-1578.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wardoyo, S. M. (2013). Pembelajaran Konstruktivisme: Teori dan Aplikasi Pembelajaran dalam Pembentukan Karakter. Bandung: Alfabeta.
Zahroni, A., dkk. (2024). Konstruktivisme: Pembelajaran Berpusat Pada Siswa.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan (Edisi 3). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

